SEJARAH SINGKAT

          SMP Muhammmadiyah 17 Plus merupakan sebuah Lembaga Pendidikan Islam yang didirikan oleh Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiyung Surabaya dalam rangka pengembangan amal usaha yang selalu berimprovisasi dan berinovasi dalam rangka peningkatan dan penjaminan mutu pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP).

          SMP Muhammmadiyah 17 Plus berdiri sejak bulan Juli 2007 dengan menempati salah satu ruang kelas SD Muhammadiyah 15 Surabaya. Tepatnya pada bulan mei 2008 berpindah lokasi di Jl. Gogor Muhammadiyah VI/6-8 Surabaya ( belakang SD Muhammadiyah 15 ) dengan menempati gedung 3 (tiga) lantai. Pendirian SMP Muhammadiyah 17 Plus didasarkan pada cirikhas sebagai sekolah bernafaskan  Islam dengan model pembelajaransemi full day yang berbasis bilingual dan multimedia (ICT).

          Seiring berkembangnya kemajuan dunia teknologi dan informasi tidak menutup kemungkinan masuknya budaya-budaya asing yang dapat membawa pengaruh terhadap perilaku generasi muda saat ini. Kebutuhan mencegah secara persuasive educative hanya  dapat dijembatani dengan program-program yang dimiliki SMP MUHAMMADIYAH 17 PLUS SURABAYA yang berbasis pada agama Islam dengan penekanan pada akhlaqul karimah (karakter Islami) serta kepedulian terhadap perilaku anak.

          Dengan semakin bertambahnya usia, SMP Muhammadiyah 17 Plus Surabaya semakin memantapkan diri, dengan  daya dukung fasilitas yang memadai guna peningkatan mutu pendidikan yang bersumber dari Tenaga pendidik yang professional serta dukungan berbagai pihak SMP Muhammadiyah 17 Plus Surabaya mempersiapkan siswa-siswi belajar sesuai kurikulum Muhammadiyah dan Dinas Pendidikan serta Kurikulum Muatan lokal baik akademik maupun non akademik yang dapat bersaing di Era Globalisasi saat ini tanpa mengkesampingkan Aqidah Islamiyah.

            Dalam upaya dan peningkatan mutu, sekolah mengadakan kerjasama dengan sekolah di Malaysia (Sekolah Menengah Kebangsaan Aminuddin Baki dan Adni Ismic Modern School) di bidang pertukaran pelajar dan Guru. Selain tersebut, sekolah bekerjasama dengan AIESEC dalam rangka mendatangkan mahasiswa asing ke sekolah untuk proses belajar mengajar selama 1,5 bulan