Memasuki hari kedua Darul Arqam SMP Muhammadiyah 17 Surabaya (Spemjitu) khusus bagi para siswa kelas 9 memantapkan materi perawatan jenazah, Jumat (27/2/2026). Sedangkan bagi kelas 7 dan 8 akan melaksanakan Baitul Arqam pada hari ketiga dan kemepat.

Kegiatan diawali dengan sholat dhuha berjamaah dan tadarus Al Quran secara berkelompok. Setelah itu, para siswa melakukan tugas hafalan bacaan shalat jenazah sesuai kelompok masing-masing dengan para pendamping kelompok.

Pada sesi hafalan ini terdapat empat siswa yang lolos dengan sempurna. Dan keempat siswa tersebut mendapat uang saku yang diberikan oleh Ustadzah Rina, selaku salah satu panitia acara Darul Arqam.

“Yang sudah hafal semua bacaan, ustadzah berikan akan hadiah yang bisa diambil di Ustadzah,” ujar Ustadzah Rina.

Setelah sesi hafalan, kegiatan dilanjutkan dengan materi perawatan jenazah yang disampaikan oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya, Shohifah.

Dalam paparannya Shohifah memotivasi dengan sebuah kutipan untuk memantik semangat para peserta mengikuti kegiatan sampai selesai.

“Orang-orang biasanya bilang, jangan bahas kematian nanti akan terjadi, padahal justru kematian harus dibahas agar kita semua bisa mempersiapkannya,” ucap Shohifah.

Ia juga mengulas beberapa ilmu terkait pertanda kematian, pendampingan jelang sakaratul maut, dan terkait pemandian jenazah, hingga dilanjutkan pada praktik merawat jenazah.

Shohifah juga mengapresiasi atas antusiasme siswa-siswi kelas 9 yang mengikuti materi tersebut. Terutama pada sesi tanya jawab, Shohifa mendapatkan pertanyaan yang unik dan ia jawab dengan sedemikian rupa.

“Ustadzah shohifah, bagaimana jika jenazah tidak dapat diidentifikasi kelaminnya, jadi bagaimana proses sholat jenazahnya?”  tanya salah seorang siswa kelas 9.

“Ini adalah pertanyaan yang bahkan tidak terpikirkan oleh saya. Ketika jenazah tidak dapat diidentifikasi, maka proses sholat jenazah mengikuti sholat jenazah untuk laki-laki yakni posisi imam di kepala,” ungkapnya.

Acarapun berakhir dengan foto bersama dan doa.  Kemudian dilanjutkan dengan sholat jumat bagi siswa laki-laki, sedangkan bagi perempuan melaksanakan sholat dzuhur berjamaah.

(Rizky Putra/Muri)

sumber : https://klikmu.co/darul-arqam-hari-kedua-spemjitu-mantapkan-siswa-dengan-ilmu-perawatan-jenazah/